Selasa, 22 Januari 2013

Bahaya rokok terhadap kesehatan


Masyarakat sudah mengetahui kalau merokok dapat menggangu kesehatan, Apalagi bagi orang yang tiap hari menghisap rokok, sebab dalam setiap bungkus rokok terdapat tulisan tentang bahaya rokok, seperti ini: “MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN
Akan tetapi tetap saja asap rokok mengepul di mana-mana. Hal tersebut karena ketergantungan perokok yang tidak mau berhenti menghisap rokok. Kadang kala baru berhenti ketika dokter sudah memvonis perokok mengidap salah satu penyakit 
berbahaya.

Beberapa bahaya rokok bagi perokok aktif terhadap kesehatan (perokok aktif adalah orang yang merokok secara langsung menghisap rokoknya)
1.         Katarak yaitu kekeruhan lensa mata sehingga sinar tidak dapat masuk dan menyebabkan kebutaan. Frekuensi kejadian 40 % lebih tinggi pada perokok dibandingkan orang yang bukan perokok. Penyakit ini bias terjadi melalui 2 cara yaitu  iritasi mata langsung dan bahan kimia masuk ke paru melalui pembuluh darah menuju mata
2.      Pengeriputan dini pada kulit  oleh karena kehilangan protein yg.penting untuk elastisitas, penurunan Vitamin A dan hambatan aliran darah . Kulit perokok  menjadi kering, kaku, bergaris-garis terutama sekitar mulut dan mata
3.     Kehilangan pendengaran. Rokok dapat menyebabkan terjadinya plaque /gumpalan pada dinding pembuluh darah sehingga menyebabkan penurunan aliran darah bagian dalam telinga.Perokok kehilangan pendengaran lebih awal dibanding bukan perokok , lebih sensitif oleh infeksi telinga dan suara keras dan  beresiko 3 kali lebih besar daripada bukan perokok untuk menderita infeksi telinga tengah.
4.      Stroke . Perokok memiliki risiko terkena stroke dua kali lebih besar
5.     Kanker hidung
6.     Kanker Mulut, Nasofaring, Orofaring dan Hipofaring
7.      Pembusukan Gigi
8.     Empisema dan Kanker Paru, Penyakit Pernafasan Obstuksi Menahun
9.     Merokok menyebabkan sekitar 90% kematian akibat kanker paru pada pria dan 80% pada wanita. Risiko kematian karena kanker paru 23 kali lebih tinggi pada pria perokok dan 13 kali lebih tinggi pada wanita perokok dibandingkan pada mereka yang bukan perokok. Riset menunjukkkan bahwa bukan perokok yang tinggal bersama seorang perokok memiliki risiko 24% lebih tinggi untuk mengidap kanker paru dibandingkan bukan perokok pada umumnya.
10.  Penyakit Jantung dan Pembuluh darah
11.     Merokok menyebabkan penyakit jantung koroner yang merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Perokok memiliki peluang 2-4 kali lebih tinggi untuk mengidap penyakit jantung koroner dibandingkan bukan perokok.
12.   Kanker Payudara
13.   Kanker Lambung dan Tukak Lambung
14.   Kanker Serviks dan Keguguran
15.   Deformitas/Kelainan Sperma/Kemandulan dan Impotensi
16.   Psoriasis/Kelainan Kulit
17.   Osteoporosis/Pengeroposan Tulang
18.   Perubahan Warna Jari dan kuku
19.   Melahirkan bayi yang cacat

Berikut ini merupakan bahaya asap rokok bagi perokok pasif (perokok pasif adalah orang yang tidak secara langsung menghisap rokok, tetapi menghisap asap rokok yang dikeluarkan dari mulut orang yang sedang merokok)
1.        Meningkatkan risiko kanker paru-paru dan penyakit jantung
2.      Masalah pernafasan termasuk radang paru-paru dan bronchitis
3.     Sakit atau pedih mata
4.      Bersin dan batuk-batuk
5.     Sakit kerongkong
6.     Sakit kepala


Berhentilah Merokok!

Mengingat hanya dampak negatif yang kita peroleh dari merokok, maka sebaiknya berhentilah merokok, walaupun itu susah. Jangan coba-coba merokok apabila belum pernah merokok.
Adapun beberapa tips untuk berhenti merokok :
·       Yang paling baik dan jitu  langsung berhenti mendadak, mulai hari  yang telah ditetapkan, biasanya yang  berhasil dengan cara ini akan berhenti  seterusnya
·       Menunda secara perlahan yaitu menunda menghisap sehingga yang  terhisap akan semakin sedikit dan  menunda menyalakan ( rokok hanya dipegang lama-lama )
·       Mengurangi batang rokok yang dihisap  setiap harinya sehingga suatu saat berhenti merokok sama sekali
·       Mengatasi keinginan merokok kembali yaitu dengan selalu mengingatkan/mengumumkan diri sendiri sudah berhenti merokok , menjauhi segala hal yang memungkinkan keinginan untuk merokok serta pengalihan ke aktifitas positif
dari berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar