Selasa, 22 Januari 2013

Kandungan Dalam Rokok


Rokok yang terbakar adalah zat kimia berbahaya bagi kesehatan. Rokok mengandung ± 4000 bahan kimia dengan dua ribu diantaranya telah dinyatakan berdampak tidak baik bagi kesehatan.  Ada tiga (3) bahan kimia utama yang berbahaya : Gas CO (karbon monoksida), Tar dan Nikotin .


Gas CO memiliki afinitas/berikatan kuat terhadap haemoglobin (zat merah darah)  sehingga akan menyebabkan berkurangnya pengikatan oksigen oleh haemoglobin dan mengganggu pernafasan dan pembuluh darah. Keracunan CO menyebabkan kematian . Tar mengandung kurang lebih empat puluh tiga bahan yang menjadi penyebab kanker paru atau yang disebut dengan karsinogen. Tar bersifat merangsang dan mengiritasi jalan nafas. Nikotin mempunyai zat dalam rokok yang dapat menyebabkan ketagihan, ini yang menyebabkan para pengguna rokok sulit sekali untuk berhenti merokok. Nikotin merupakan zat pada rokok yang beresiko menyebabkan penyakit jantung, 25 persen dari para pengidap penyakit jantung disebabkan oleh kegiatan merokok
Bahan-bahan berbahaya lain diantaranya adalah bahan radioaktif (polonium-201) dan bahan-bahan yang digunakan di dalam cat (acetone), pencuci lantai (ammonia), ubat gegat (naphthalene), racun serangga (DDT), racun anai-anai (arsenic), gas beracun (hydrogen cyanide) yang digunakan di “kamar gas maut” bagi pesalah yang menjalani hukuman mati, serta masih banyak lagi.

Bagaimana Cara Rokok Merusak Tubuh?
·       Nikotin mencapai otak dalam 10 detik setelah rokok dihisap, lalu menyebar ke seluruh bagian tubuh melalui sirkulasi darah, termasuk pada  Air  Susu Ibu (ASI).
·       Karbon monoksida dari asap rokok mengikat haemoglobin dalam sel darah merah, menurunkan fungsinya dalam menyalurkan oksigen secara penuh.
·       Unsur-unsur penyebab kanker (karsinogen) pada tembakau merusak gen-gen penting yang mengendalikan pertumbuhan sel, sehingga sel-sel tumbuh tidak normal atau berkembang terlau cepat.
·       Unsur karsinogen yang bernama benzopiren mengikat sel-sel di saluran nafas dan organ penting lain dari perokok sehingga menyebabkan kanker.
Sumber: nusantaranews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar