Selasa, 23 Oktober 2012

Pemeriksaan dan Pengobatan Vertigo

Mengingat penyebab vertigo adalah akibat dari adanya gangguan keseimbangan yang melibatkan banyak faktor, maka perlu pemeriksaan fisik, termasuk pemeriksaan tekanan darah, dan lain-lain. Tak kalah penting adalah mencari faktor penyebab vertigo mulai dari pemeriksaan telinga atau test pendengaran, laboratorium bahkan rekam otak (elektro ensefalografi), pemeriksaan aliran darah ke otak (angiografi) maupun CT-scan.
Perlu dilakukan CT-Scan karena dinilai memiliki dua keuntungan, jika ditemukan kelainan di otak, dapat dilakukan pengobatan dini untuk mengatasinya, sedangkan jika tidak ada kelainan dapat membuat lega penderita bahwa otaknya tidak bermasalah. Meskipun demikian, tidak semua vertigo lantas diperiksa CT-scan.

Pada dasarnya, pengobatan tergantung kepada penyebab vertigo. Dapat juga diberikan pengobatan untuk meredakan gejala vertigo (asimptomatis).
Jika penyebab vertigo berasal dari infeksi telinga bagian dalam, maka diberikan antibiotika yang sesuai. Kadang penderita vertigo perlu opname jika berhubungan dengan penyakit serius, namun dapat juga penderita terpaksa opname karena kondisi lemah akibat muntah yang hebat.

Obat-obat yang lazim diberikan untuk meredakan vertigo antara lain; Dimenhidrinat 50 mg (antimo, dramamine, dramasine), Prometazin 25 mg (avopreg), Sinarizin 25 mg (perifas, vertizine ), Betahistin 8 mg (merislon, mertigo), dan Obat lain: Obat anti cemas (penenang), Obat golongan skopolamin, dan lain-lain. Adakalanya obat-obat di atas diberikan secara kombinasi.
 Sumber: cakmoki86.wordpress.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar