Selasa, 27 November 2012

Aktivitas Tubuh yang Tidak di Sadari Saat Berpuasa



Ternyata puasa bukan hanya aktivitas menahan lapar, dahaga, dan hawa nafsu semata. Sebuah artikel ilmiah yang ditulis Majalah Emel di Inggris menyatakan, puasa memberikan manfaat kesehatan luar biasa bagi tubuh.

Manfaat kesehatan terpenting dalam puasa adalah proses pembuangan racun atau detosifikasi. Racun yang ada di hati, usus besar, kelenjar getah bening, paru-paru, ginjal, dan kulit akan dienyahkan.

Racun dan zat berbahaya itu disimpan dalam cadangan lemak yang merupakan hasil penyerapan dari makanan dan lingkungan. Proses pembuangan berlangsung lebih cepat saat puasa karena tubuh memecah lemak.

Ini pula yang mengakibatkan tubuh memiliki kekebalan yang lebih baik saat puasa. Bahkan, sel abnormal yang berpotensi tumor atau kanker pun kena getahnya. Sel tumor akan lebih mudah terpecah dan segera dibuang tubuh.

Bagian tubuh yang berperan penting dalam memecah lemak tersebut adalah organ hati. Di sinilah lemak akan diubah menjadi senyawa keton yang larut dalam air. Senyawa ini turut berfungsi sebagai salah satu sumber energi. Maka, kita tidak akan kehabisan energi selama berpuasa. Karena, simpanan energi diolah dari kelebihan lemak, karbohidrat, dan gula yang ada di tubuh. Kadar gula ikut turun akibat tubuh menggunakan cadangan glikogen dari hati.

Pastinya, sistem pencernaan manusia bergerak ibarat mesin pabrik saat tidak berpuasa. Dia bekerja terus dan kadang melebihi kemampuannya. Saat sedang berpuasa, organ yang ada dalam sistem pencernaan melakukan pembersihan sendiri. Ini memungkinkan pencernaan bekerja lebih efisien dan optimal melakukan penyerapan nutrisi tubuh. Lambung dan usus adalah bagian pencernaan yang bertanggung jawab untuk mengatasi masalah “sampah” tubuh.

Untuk urusan kecantikan, selama berpuasa, tubuh mengeluarkan hormon anti-aging. Hormon ini berfungsi untuk mencegah penuaan. Jadi, kita akan terlihat lebih muda dengan berpuasa.

2 komentar: